Kisah Hasan Al-Bashri ditanya Solusi dan Selalu Dijawab dengan Istighfar

Al-hasan Al-bashri, seorang imam besar, ulama dan hakim pada zaman tabi'in (generasi setelah sahabat) pernah didatangi beberapa orang meminta solusi atas masalah-masalah mereka. 

Namun, setiap orang yang bertanya solusi kepada beliau, selalu dijawab dengan, "istighfar dan mohon ampunlah kepada Allah". 

Mendengar hal itu, Ar-rabi' bin Shabih bertanya: Engkau didatangi beberapa orang mengeluhkan masalahnya, tapi semuanya engkau suruh beristighfar?! 

 Beliau menjawab: Aku tidak sedikitpun mengatakan itu dari opini dan pendapatku sendiri. Sungguh Allah 'azza wa jalla berfirman di dalam surat Nuh: 

"Maka aku (Nuh) katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai." (QS. Nuh: 10-12) 

Kisah lain:

Ada seseorang bertanya kepada Al-hasan Al-Bashri: Tidakkah kita malu kepada Rabb kita? Kita melakukan dosa, kemudian beristighfar, kemudian melakukannya lagi dan beristighfar lagi, dan begitu seterusnya? 

Beliau menjawab: Setan berkeinginan seandainya kalian diperdaya dengan berpikiran seperti itu, jangan sekali-kali menginggalkan istighfar selamanya! 

Referensi: https://kalemtayeb.com/safahat/item/36141

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tabel Perbandingan Kapitalisme, Komunisme, dan Ekonomi Islam (Lengkap dengan Dalil Islam)

Pengertian Istilah: Mitigasi, Side Steaming dan Over Financing dalam Transaksi Kredit

Penjelasan Hadits Menunda-nunda Pelunasan Hutang adalah Kezhaliman